Mengintip Hotel Kerbau Di Kudus
![]() |
| Dinas Pertanian Kabupaten Kudus Melakukan Pemantauan Kondisi Ternak di peternakan DiKudus |
KUDUS, Porosjateng.com, Menjelang Hari Raya Idul Adha, sebuah fenomena unik terlihat di Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Kandang peternakan milik warga mendadak beralih fungsi bak sebuah "Hotel Kerbau". Pasalnya, ratusan ekor kerbau yang berada di kandang tersebut sebagian besar sudah berstatus milik orang lain yang dititipkan hingga hari penyembelihan tiba.
Solikul Huda, pemilik peternakan tersebut mengungkapkan, fasilitas penitipan ini menjadi salah satu daya tarik bagi pembeli. Ia tidak memungut biaya tambahan untuk pakan dan perawatan sejak kerbau dibeli hingga dikirim pada H-1 Idul Adha.
"Masyarakat dan panitia kurban percaya menitipkan di sini. Perawatannya kami maksimalkan, pakannya pakai rumput segar dan konsentrat, bukan jerami, sehingga bobot dan kesehatan hewan tetap terjaga sampai hari H," ujar Solikul saat ditemui di kandangnya, Selasa siang.
Menurut Solikul, harga kerbau tahun ini relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, yakni berkisar di angka Rp 20 juta hingga Rp 41 juta per ekor, tergantung ukuran dan bobot. Ada satu kerbau dengan berat 800 kg dengan harga 70 juta rupiah
Pantauan Dispertan: Hewan Sehat dan Bebas PMK
Fenomena "Hotel Kerbau" yang dipenuhi hewan kurban ini tak luput dari perhatian Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus. Pada Selasa siang, tim dari Bidang Peternakan terjun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan kesehatan dan pemberian vitamin.
Kabid Peternakan Dispertan Kudus, Arin Nikmah, mengibaratkan lokasi tersebut benar-benar seperti hotel bagi kerbau kurban.
"Kandang ini seperti hotel kerbau. Hampir 90 persen hewan di sini posisinya sudah terjual dan tinggal menunggu didistribusikan. Oleh karena itu, kami hadir untuk memastikan kesehatan mereka tetap prima sebelum diserahkan kepada masyarakat," jelas Arin.
Dalam pemantauan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan fisik untuk mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD). Hasilnya, seluruh kerbau di peternakan tersebut dinyatakan sehat (zero kasus PMK).
"Selain pemeriksaan kelayakan kurban, kami juga memberikan injeksi vitamin. Untuk vaksinasi PMK tidak kami lakukan lagi karena waktunya sudah sangat dekat dengan pemotongan. Kami pastikan hewan-hewan di sini sehat dan layak untuk ibadah kurban," tambahnya.
Meski dari segi kesehatan sangat terjamin, Arin mencatat adanya sedikit penurunan permintaan hewan kurban di Kudus pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Pihaknya menduga hal ini dipengaruhi oleh faktor daya beli dan ekonomi masyarakat secara umum. Namun, ia memastikan ketersediaan stok hewan kurban di Kudus sangat aman untuk memenuhi kebutuhan warga.

Posting Komentar untuk "Mengintip Hotel Kerbau Di Kudus"